Komedian ternama asal Amerika Serikat, Nate Bargatze, akhirnya kembali mengunggah konten di akun Instagram pribadinya untuk pertama kali sejak kemunculannya yang kontroversial di acara ulang tahun Donald Trump. Berdasarkan pantauan redaksi, sang komika yang selama ini dikenal dengan citra apolitis tetap memilih bungkam dan tidak memberikan klarifikasi apa pun terkait kehadirannya di acara UFC yang digelar di halaman White House tersebut.
Dalam unggahan terbarunya, Nate Bargatze membagikan foto saat dirinya sedang tampil di atas panggung dengan keterangan yang berfokus pada rangkaian tur komedinya. Menurut tulisan dalam takarir unggahannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada para penggemar di Houston, Austin, dan Corpus Christi yang telah meramaikan penampilannya sepanjang akhir pekan lalu.
Berdasarkan laporan dari media The Daily Beast, unggahan terbaru dari pembawa acara Saturday Night Live ini langsung diserbu oleh ribuan komentar. Meskipun sebagian besar tanggapan yang muncul terlihat memberikan dukungan penuh, laporan tersebut mengindikasikan adanya penghapusan komentar negatif yang dilakukan secara masif dan cepat oleh tim manajemen sang komedian.
Berdasarkan pengamatan di linimasa media sosial, sejumlah penggemar sebelumnya sempat mengecam keras keputusan Nate Bargatze untuk menghadiri acara tersebut. Kekecewaan publik memuncak setelah beredarnya foto-foto yang memperlihatkan sang komedian berdiri tepat di belakang Donald Trump, serta berpose bersama tokoh-tokoh penting gerakan MAGA seperti Robert F. Kennedy Jr. dan Mike Johnson.
Menanggapi kegaduhan yang terus berkembang, perwakilan resmi dari pihak Nate Bargatze akhirnya memberikan pernyataan tertulis kepada HuffPost. Menurut juru bicaranya, sang komedian selalu mengutamakan hiburan yang ramah keluarga dan menegaskan bahwa karya-karyanya sama sekali tidak bermuatan politik.
Pihak manajemen juga menjelaskan bahwa kehadiran komedian tersebut murni didasari oleh kecintaannya terhadap dunia olahraga sejak lama. Menurut perwakilan tersebut, Nate Bargatze merupakan penggemar berat UFC jauh sebelum ajang tersebut dikaitkan dengan ranah politik, dan kehadirannya di White House murni untuk menikmati pertandingan bersama para penggemar dari berbagai latar belakang politik.