Menjaga kebersihan mulut sering kali diabaikan oleh sebagian orang karena rutinitas yang padat atau rasa lelah setelah beraktivitas seharian. Padahal, kebiasaan melewatkan proses membersihkan gigi seperti menyikat dan menggunakan benang gigi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit periodontal atau infeksi gusi. Penyakit ini merupakan infeksi inflamasi yang merusak jaringan gusi serta tulang penyangga gigi.
Menurut penjelasan dari Fatima Khan, seorang dokter gigi sekaligus salah satu pendiri merek perawatan mulut Riven, bakteri yang memicu penyakit periodontal dapat masuk ke dalam aliran darah manusia. Dari pantauan redaksi terhadap laporan medis terkait, penyebaran bakteri ini berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan kronis yang lebih luas, seperti komplikasi kehamilan, peningkatan risiko stroke, penyakit jantung, memburuknya kontrol gula darah, peradangan usus, obesitas, hingga penyakit Alzheimer.
Berdasarkan keterangan dari Bianca Velayo yang merupakan dokter gigi umum di PDS Health, aktivitas menyikat gigi sebelum tidur malam adalah rutinitas yang paling krusial untuk menjaga kesehatan gusi. Hal ini disebabkan karena produksi air liur manusia akan mengalami penurunan drastis selama tertidur. Kondisi tersebut membuat tingkat keasaman di dalam mulut meningkat, sehingga menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri penyebab gigi berlubang dan penyakit gusi untuk berkembang biak.
Selain sebelum tidur, menyikat gigi pada pagi hari juga dinilai tidak kalah penting untuk merusak lapisan biofilm bakteri yang terus menumpuk. Bianca Velayo menambahkan bahwa kunci utama dari kesehatan gusi adalah pengendalian plak yang efektif. Tim redaksi mengamati bahwa pembersihan plak secara menyeluruh di sela-sela gigi terbukti mampu meminimalkan risiko peradangan, pendarahan, serta kerusakan jangka panjang pada jaringan gusi guna mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.