Isu penuaan kerap menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar perempuan di dunia. Namun, sebuah pandangan berbeda dibagikan oleh seorang penulis asal Michigan, Amerika Serikat, bernama Christina Wyman, yang justru menyambut baik fase pertambahan usianya.
Berdasarkan ulasan emosional yang dirilis oleh HuffPost, Wyman yang kini menginjak usia 44 tahun mengaku mulai merasa tidak terlihat lagi oleh pandangan para pria di ruang publik. Dari pantauan redaksi, kondisi ini justru menghadirkan kebebasan serta rasa aman yang luar biasa dari berbagai bentuk perhatian pria yang tidak diinginkan.
Menurut penuturan korban, trauma masa lalu akibat pelecehan seksual di tempat umum telah membayangi hidupnya sejak berusia 15 tahun di Brooklyn, New York. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa intimidasi jalanan seperti catcalling dan kontak fisik tanpa persetujuan menjadi beban mental berat yang harus dipikul perempuan sejak usia dini.
Melalui karya-karya bukunya, Wyman kini aktif mengedukasi anak-anak mengenai batasan tubuh dan pentingnya menolak objektifikasi. Langkah ini diambil guna memutus rantai budaya patriarki yang sering kali menyalahkan korban atas tindakan pelecehan yang mereka alami di lingkungan sosial.